Darwati A. Gani Ajak Semua Pihak Sukseskan Kampanye MR di Aceh

(Banda Aceh, 28 Juli 2018). Darwati A. Gani Ajak Semua Pihak Sukseskan Kampanye MR di Aceh. Hal ini penting demi masa depan anak Aceh yang lebih hebat. Semua pihak harus berperan aktif sukseskan kampanye MR di Aceh. Imunisasi MR adalah kombinasi vaksin campak atau measles (M) dan rubella (R). Imunisasi ini digunakan untuk perlindungan terhadap penyakit campak dan rubella. 

"Dalam rangka menyukseskan imunisasi massal dan introduksi imunisasi MR 2018, Saya mengajak Dinas/ Lembaga terkait, beserta perangkat kerjanya, para tokoh agama dalam hal ini diwakili oleh MPU kabupaten/kota, Tim Penggerak PKK seluruh kabupaten/kota di Aceh Organisasi Masyarakat Sipil, dan lembaga-Lembaga Swadaya Masyarakat untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam pelaksanaan imunisasi massal MR".

Hal ini disampaikan oleh Darwati A Gani, selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Aceh saat memberikan arahannya pada saat Pertemuan Advokasi dan Sosialisasi dalam Rangka Pelaksanaan Kampanye MR di Provinsi Tahun 2018 yang berlangsung di Kryad Muraya Hotel Banda Aceh (Kamis, 28/06/2018).

Pemerintah Aceh saat ini memiliki komitmen yang tinggi dalam pembangunan kesehatan. Kita tahu, bahwa Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur memiliki program strategis bidang kesehatan yaitu “Aceh Seujahtera” yang dikenal dengan JKA Plus. Semua pihak hendaknya mendukung program pembangunan kesehatan. 

Tentunya pembangunan kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, namun hendaknya menjadi tanggungjawab kita bersama, termasuk dukungan terhadap pelaksanaan imunisasi. Kehadiran kita semua dalam pertemuan ini, juga merupakan bentuk dan komitmen kita mendukung pelaksanaan imunisasi. "Imunisasi massal MR ini bertujuan memutus mata transmisi penularan virus campak dan rubella di masyarakat", lanjut Darwati.

"Mengingat waktu pelaksanaan tinggal 34 (tiga puluh empat) hari lagi, maka semua kita berkomitmen untuk satu kata Mari Sukseskan Kampanye MR di Aceh Tahun 2018 ini di Aceh. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat agar mendukung pelaksanaan imunisasi MR ini. Sebagai bentuk dukungan, diharapkan seluruh masyarakat dapat membawa anaknya ke pos-pos kesehatan yang telah disiapkan. Mari kita sukseskan imunisasi MR di Aceh, demi terwujudnya masyarakat Aceh yang sejahtera", Ajak Darwati lagi.

Pertemuan Advokasi dan Sosialisasi dalam Rangka Pelaksanaan Kampanye MR di Provinsi Tahun 2018 ini diikuti oleh perwakilan MPU dari seluruh kabupaten/Kota di Aceh dan juga diikuti oleh ketua TP-PKK dari 23 kabupaten/Kota di seluruh Aceh. Pada pertemuan yang berlangsung dari 27 s/d 29 Juni 2018 itu juga menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten dibidangnya, diantaranya dari Subdit Imunisasi Kemenkes RI, Wakil Sekjen MUI Pusat, Ketua MPU Aceh, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Perwakilan PT Biofarma Bandung, Kepala Bidang P2P Dinkes Aceh dan juga dari TP-PKK Aceh.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr. Hanif, dalam sambutannya menyebutkan bahwa Kampanye imunisasi MR adalah suatu kegiatan imunisasi secara masal sebagai upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella pada anak usia 9 bulan sampai dengan usia 15 tahun.

Pelaksanaan kampanye imunisasi MR di Aceh sebagaimana telah ditetapkan akan dilaksanakan pada bulan Agustus – September 2018, dengan jumlah sasaran 1,5 juta anak umur 9 bulan sampai dengan

Di akhir sambutannya Kadinkes Aceh mengharapkan kepada semua yang berhadir untuk mensukseskan Kampanye MR ini di Aceh Tahun 2018, yang pelaksanaannya 34 hari lagi dari sekarang."Kita mengharapkan nantinya akan tercapai cakupan imunisasi seperti yang ditargetkan, cakupan imunisasi MR yang harus kita capai harus diatas 95 persen. Dan itu semua menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama", harap dr, Hanif.

Apa itu Imunisasi MR...???

MR sendiri merupakan singkatan dari Measles (campak) dan Rubella (Campak Jerman). Kedua penyakit ini adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan penularannya sangat mudah dari orang yang sakit ke orang sehat melalui udara.

Untuk campak, komplikasi yang sering terjadi adalah radang paru-paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis) dan radang selaput otak (meningitis) yang dapat mengancam jiwa atau meninggalkan gejala sisa permanen berupa kecacatan seumur hidup. Sedangkan pada campak jerman, komplikasinya berupa radang sendi (artritis) hingga radang otak (ensefalitis), namun bila anak yang sakit menularkan penyakitnya kepadaibu hamil, janin yang dikandungnya akan menderita retardasi mental, katarak, tuli, kelainan jantung dan gangguan pertumbuhan.

Imunisasi MR ini ditujukan bagi anak usia 9 bulan sampai dengan < 15 tahun. Imunisasi MR adalah program pemerintah guna menambah cakupan imunisasi nasional. Dan saat ini MR sudah termasuk dalam imunisasi wajib.

Sebagai informasi, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia akan menggelar kampanye imunisasi MR (Measles Rubella) bagi anak-anak usia 9 bulan hingga kurang dari 15 tahun sepanjang bulan Agustus – September 2017 untuk wilayah Pulau Jawa dan Agustus – September 2018 untuk daerah di luar Pulau Jawa. Kegiatan ini menjadi langkah pemerintah untuk memutus transmisi penularan virus campak dan rubella secara cepat.

Di Aceh Sendiri, pada Agustus 2018 ini, imunisasi MR akan diberikan untuk anak usia sekolah (SD/MI/Sederajat, SMP/MTS/sederajat). Sedangkan pada September 2018, imunisasi ini akan diberikan serentak di Puskesmas, Posyandu, dan fasilitas kesehatan lainnya.

 

 

👁 642 kali

Berita Terkait