Pemerintah Ajak Masyarakat Tingkatkan Perilaku Hidup Sehat

Kategori : Berita Senin, 12 November 2018
Print Friendly and PDF
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah memberikan penghargaan kepada tenaga kesehatan teladan pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 54 di halaman kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh (Senin, 12/11/2018).

Banda Aceh – Pemerintah mengajak seluruh komponen bangsa berperan serta dalam upaya kesehatan dengan memprioritaskan promotive-preventif tanpa mengabaikan kuratif dan rehabilitatif. Dengan demikian, perilaku hidup sehat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat akan meningkat dan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya akan terwujud.

“Mengubah pola hidup ke arah promotive-preventif dengan menekankan pada perilaku hidup sehat yang dimulai dari diri sendiri merupakan salah satu upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hidup sehat,” kata Pelaksana Tugas Gubernur Aceh saat membacakan sambutan Menteri Kesehatan Indonesia, Nila Farid Moeloek pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 54 di Halaman Kantor Gubernur Aceh, (Senin 12/11/2018).

Nova menyebutkan, hingga saat ini, berbagai program kesehatan yang diberikan pemerintah telah berjalan dengan baik. Hal itu dapat direfleksikan melalui hasil-hasil pembangunan kesehatan yang meliputi upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan dan peningkatan mutu layanan.

Hingga akhir 2017, Pemerintah telah menempatkan 6.316 tenaga kesehatan melalui Nusantara Sehat, Wajib Kerja Dokter Spesdialis serta penugasan khusus calon dokter spesialis untuk pemenuhan kesehatan di daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan.

Selain itu, di tahun itu pula, pemerintah telah meningkatkan sarana prasarana pada fasilitas tingkat pertama. Sebanyak 375 puskesmas direhabilitasi, 35 pembangunan Gedung, 750 pembangunan baru Puskesmas, 34 Unit Puskesmas keliling perairan, 537 Unit Puskesmas keliling roda empat, Penyediaan 1.650 Unit ambulans roda dua, 86 Unit ambulans roda empat, dan 2.525 peningkatan sarana dan prasarana Puskesmas, serta 10.437 penyediaan alat kesehatan di Puskesmas. Saat ini untuk fasilitas kesehatan tingkat rujukan telah terdapat 104 rumah sakit rujukan regional, 20 RS rujukan propinsi, 4 RS rujukan Nasional, dan 408 RSUD lainnya.

Selain keberhasilan tersebut, Indonesia masih menghadapi tantangan permasalahan kesehatan, di antaranya masih tingginya angka kematian ibu, tingginya angka kurang gizi, penyakit menular dan tidak menular.

“Ini harus segera diselesaikan jika kita ingin meningkatkan kualitas hidup saat ini dan masa yang akan datang. Terutama Puskesmas, ini perlu saya ingatkan pada para kepala dinas dan kepala puskesmas agar mengerahkan seluruh potensi yang dimiliki dalam rangka menyelesaikan permasalahan kesehatan di daerah masing-masing,” ujar Nova.

Puskesmas dan tenaga kesehatan, kata Nova, harus mengambil peran mencerdaskan masyarakat untuk hidup sehat dengan secara aktif dan terus menerus melakukan upaya promosi perilaku hidup bersih dan sehat. Saat ini alokasi anggaran untuk bidang kesehatan yang disiapkan oleh pemerintah cukup besar, sehingga besar juga harapan agar permasalahan kesehatan tersebut dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya.

Peringatan Hari Kesehatan Nasional, tambah Nova, menjadi momentum untuk merefleksikan kembali sejauh mana keberhasilan pembangunan kesehatan yang telah dilaksanakan serta sejauh mana keberhasilan sektor kesehatan dalam melibatkan semua unsur dan lintas sektor.

“Mari kita kobarkan semangat melayani, semangat menggerakkan. semangat untuk mampu menangkap aspirasi masyarakat, semangat memandirikan dan memberdayakan masyarakat dalam pencapaian derajat kesehatan yang setinggi tingginya yang dimulai dari diri kita masing-masing,” ujar Nova.

Nova selaku Plt. Gubernur Aceh memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya Program kesehatan baik lintas program maupun lintas sektor, akademisi, kepala daerah, pelaku usaha dan organisasi masyarakat. Ia mengharapkan pembangunan kesehatan akan terus mengalami kemajuan serta dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia Indonesia yang sehat dan mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain.

Aneka Lomba dan Jalan Santai

Masih dalam rangka memeriahkan Hari Kesehatan Nasional ke 54 Tahun 2018 sehari sebelumnya, (Minggu, 11/11/2018) juga berlangsung Jalan Santai yang dilepas oleh istri Plt Gubernur Aceh, ibu Dyah Erti Idawati. Jalan santai ini mengambil start dari halaman Labkesda Aceh dan berakhir di area car free day kota Banda Aceh.

Di area car free day spesial HKN ke 54 Tahun 2018 ini juga ada berbagai kegiatan, seperti Senam Bersama, cek kesehatan bagi warga yang hadir dan pembagian doorprize bagi pengunjung yang beruntung. HKN kali ini mengusung Tema Aku Cinta Sehat dengan Sub tema  Ayo Hidup Sehat, Mulai dari kita.

Walikota Banda Aceh, H Aminullah Usman yang juga hadir pada area car free day mengklaim bahwa kunjungan di area car free day minggu ini adalah rekor kunjungan terbanyak yang pernah beliau lihat. " Hari ini adalah tercatat kunjungan warga ke area car free day adalah pemecah rekor terbanyak yang pernah saya saksikan semenjak car free day ini diadakan. Ini luar biasa sekali hari ini. Semoga kita sehat sehat semuanya", ujarnya.

Pada (Minggu, 11/11/2018), keluarga besar jajaran kesehatan diprovinsi ini  juga mengadakan aneka lomba dan syukuran dalam bentuk makan bersama yang dipusatkan dihalaman Labkesda Aceh.

 

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32