Tim DTPK Aceh Layani Kesehatan Warga Pulau Banyak, Warga Antusias Datang Berobat

Kategori : Berita Selasa, 19 Juli 2022
Print Friendly and PDF
Kolase Foto Kegiatan Pelayanan Kesehatan Bergerak Daerah Terpencil Perbatasan dan Kepulauan (tim DTPK Aceh) saat melakukan Pelayanan Kesehatan yang dipusatkan di Puskesmas Pulau Banyak (Selasa, 19/07)
Kolase Foto Kegiatan Pelayanan Kesehatan Bergerak Daerah Terpencil Perbatasan dan Kepulauan (tim DTPK Aceh) saat melakukan Pelayanan Kesehatan yang dipusatkan di Puskesmas Pulau Banyak (Selasa, 19/07)

*Tim DTPK Dinkes Aceh Layani Kesehatan Warga Pulau Banyak, Warga Antusias Datang Berobat*

(Pulau Banyak, 18/07) - Tim Pelayanan Kesehatan Bergerak, Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan (DPTK) Dinkes Aceh Minggu ini berada di pulau Banyak untuk melayani kesehatan warga digugus kepulauan itu. Tim ini berangkat dari Banda Aceh pada Minggu (17/07) dan akan berada di gugusan pulau ini sampai dengan Kamis mendatang (21/07).

Pantauan media ini yang terjun langsung ke lokasi, warga Pulau Banyak ini tampak sangat antusias memanfaatkan kesempatan untuk berobat yang diberikan oleh Tim DPTK Dinkes Aceh ini. Lokasi kegiatan dipusatkan di pulau Balai dan Teluk Nibung.

Pada hari Selasa hari ini (19/07), Tim Pelayanan Kesehatan Bergerak DTPK Dinkes Aceh ini menggelar pengobatan massal bagi warga yang dipusatkan di gedung Puskesmas, Pulau Banyak.

Sedangkan pada hari Rabu besok (20/07), tim akan menyeberang dengan perahu dan menggelar kegiatan serupa di Teluk Nibung, yang masih berada di Kecamatan Pulau Banyak.

Koordinator lapangan, tim DTPK Dinkes Aceh, dr. Rais Husni Mubarrak menjelaskan bahwa pada kegiatan DTPK ini, Dinkes Aceh bertindak sebagai koordinator program DTPK dan kegiatan DTPK ini sudah menjadikan program rutin setiap tahun yang melibatkan Dokter spesialis dari RSUDZA,PERSI Aceh, RSUD Singkil dan Perhimpunan spesialis Terkait.

"Dari Banda Aceh, tim DTPK Dinkes Aceh ikut membawa dokter spesialis TH & KL, dokter spesialis gigi dan mulut, dokter spesialis anak, dokter spesialis bedah anak, dokter spesialis kebidanan & kandungan atau yang lebih dikenal dengan dokter obgyn. Selain itu, juga ada spesialis penyakit dalam, spesialis ortopedi, dan sejumlah dokter umum", sebut dr. Rais.

Selain memberikan tindakan pengobatan langsung bagi warga yang datang berobat, tim ini juga ikut melakukan penyuluhan kesehatan bagi warga disana.

Tak ketinggalan juga, tim farmasi yang selalu sigap menyiapkan obat-obatan yang dibutuhkan warga yang datang berobat. Apoteker sigap beri informasi obat kepada Pasien, sehingga pasien paham akan penggunaan Obat yang diberikan kepada mereka.

Dilokasi pengobatan massal, tim juga membagikan paket personal hygiene bagi warga yang datang berobat.

"Paket ini terdiri dari, handuk, kain sarung, sabun mandi, odol dan sikat gigi. Tim DTPK Dinkes Aceh ini juga membagikan susu bagi ibu hamil dan ibu menyusui di lokasi kegiatan", tambah Rais lagi.

Program ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan spesialistik kepada masyarakat di Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan yang ada di Aceh, tutup Rais.

Penyuluhan Kesehatan Bagi Anak Sekolah

Drg. Mukhlis Noer, salah seorang dokter gigi yang bergabung dalam tim Pelayanan Kesehatan Bergerak Dinas Kesehatan Aceh, selain memberikan pelayanan kesehatan gigi kepada masyarakat yang tinggal digugus Pulau Banyak ini, juga ikut memberikan penyuluhan kesehatan gigi kepada murid-murid SD 1, Pulau Banyak.

Selesai penyuluhan, Tim DTPK Aceh juga membagi-bagikan odol dan sikat gigi kepada murid sekolah dasar setempat. Tim juga membagikan masker, biskuit dan susu UHT kepada mereka.

Drg. Mukhlis saat penyuluhan gigi, mengajak murid-murid sekolah dasar setempat untuk rajin menggosok gigi 2 kali setiap hari, setiap pagi dan malam hari.

"Sikat gigi itu penting dilakukan sejak dini, untuk mencegah kerusakan gigi seperti gigi berlubang yang sangat sering kita temukan pada anak-anak yang jarang menggosok gigi", Jelas drg. Mukhlis.

"Kalau ada gigi yg berlubang, giginya yang copot dipastikan tidak akan lulus saat nanti tes mau masuk Tentara, polisi, atau pilot", tambah Mukhlis.

Sementara itu komda PGKT dan PERHATI-KL Aceh yang ikut dalam kegiatan ikut berpartisipasi dengan memberikan pelayanan kesehatan THT dan KL. Termasuk penyuluhan kesehatan telinga dan pendengaran, bersih-bersih telinga dan pemeriksaan spesialis THT-KL lainnya. Ada dr. Azwar, Sp. THT-KL dan dr. Lily Setiani, Sp. THT-KL (K) yang tak pernah absen bergabung dalam tim Pelayanan Kesehatan Bergerak Dinas Kesehatan Aceh.

Layanan Obgyn di Serbu Ibu Hamil

Pantauan portal dinkes.acehprov.go.id dilokasi pengobatan hari ini, layanan USG diserbu Ibu Hamil. Sampai layanan ditutup jam 17.00 wib, dokter obgyn yang melayani USG khusus ibu-ibu hamil ini sudah diserbu oleh 43 ibu hamil.

Khusus untuk memberikan layanan kesehatan di Daerah Terpencil, Perbatasan dan Kepulauan ini Dinas Kesehatan Aceh memang mendatangkan secara khusus alat USG portabel yang langsung dibawa dari Banda Aceh. Para ibu hamilpun sangat meminati layanan USG ini karena biasanya mereka harus ke daratan Aceh Singkil atau ke Medan jika ingin mendapatkan memeriksakan kandungan mereka dengan alat USG ini.

"Biasanya jika ingin USG kami harus ke daratan Singkil, harus naik kapal laut 3 jam lebih, itupun layanan USG-nya tidak ada dikota Singkil tapi kami harus menempuh perjalanan darat 1 jam lagi ke Rimo, disana kami baru bisa mendapatkan layanan USG, makanya ibu hamil sangat antusias antri untuk ikut USG", ujar Gusmairisfa bersemangat, seraya mengucapkan banyak terima kasih kepada dokter dr. Mardani, Sp.OG yang telah bersedia datang dan memeriksakan kehamilan ibu hamil di Pulau Banyak ini 

Disisi lain, tim kesehatan lingkungan dari Dinas Kesehatan Aceh yang dibantu tim Puskesmas setempat, juga terpantau ikut turun ke pasar dan sejumlah tempat atau fasilitas umum lainnya yang berada di seputar puskesmas untuk melakukan inspeksi sanitasi sarana fasilitas umum yang ada disekitar lokasi kegiatan.

Tim PSC juga melakukan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) ke petugas Puskesmas setempat.

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32