BANDA ACEH — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kembali mengerahkan 396 Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Batch IV ke Provinsi Aceh guna memastikan keberlanjutan layanan kesehatan masyarakat pascabencana banjir, Minggu (1/2/2026).
Para tenaga kesehatan tersebut akan bertugas selama 1–14 Februari 2026 dan disebar ke delapan kabupaten terdampak, yakni Pidie, Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues.
Pelepasan TCK berlangsung di Pendopo Gubernur Aceh dan dipimpin oleh Asisten I Bidang Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat Setda Aceh, Drs. Syakir, M.Si. Usai pelepasan, seluruh personel mengikuti briefing pra-penugasan di Health Emergency Operation Center (HEOC) Dinas Kesehatan Aceh sebelum diberangkatkan ke wilayah tugas masing-masing.
Pemerintah Aceh Apresiasi Dedikasi Tenaga Kesehatan
Mewakili Gubernur Aceh, Syakir menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Kesehatan RI melalui penguatan TCK bersama Dinas Kesehatan Aceh dan dedikasi para tenaga kesehatan dalam mendampingi masyarakat pada masa tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana hidrometeorologi.

“Apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada TCK Kemenkes RI atas dedikasi dan komitmennya membantu masyarakat pada masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Bumi Serambi Mekah,” ujar Syakir saat membacakan sambutan Gubernur Aceh.
Ia menyebutkan, memasuki hari ke-67 pascabencana, Aceh berada pada fase pemulihan dengan tantangan kesehatan yang semakin kompleks, mulai dari risiko penyakit hingga pemulihan kondisi fisik dan mental warga terdampak. Kehadiran tenaga kesehatan dinilai menjadi faktor kunci agar proses pemulihan berjalan berkelanjutan, efektif, dan tepat sasaran.
“Pemerintah Aceh berkomitmen memastikan koordinasi di lapangan berjalan optimal. Selamat bertugas dan tetap jaga kesehatan. Semoga pengabdian ini membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Syakir.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Ferdiyus, SKM, M.Kes., dalam laporannya menjelaskan bahwa sejak masa tanggap darurat hingga saat ini, lebih dari 1.200 tenaga kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Aceh telah diterjunkan ke 18 kabupaten/kota terdampak bencana di Aceh.
"Hari ini kami menyiapkan 396 orang tenaga cadangan kesehatan yang terdiri dari dokter spesialis, dokter, dokter gigi, psikolog klinis, perawat, perawat jiwa & trauma healing, juga bidan, kesehatan lingkungan, farmasi, elektromedis dan epidemilog yang akan bertugas di 8 kabupaten terdampak bencana di Provinsi Aceh yaitu (Pidie, Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Gayo Lues, Aceh Tengah dan Bener Meriah)", sebut Ferdiyus.
Tujuan dari penempatan tenaga cadangan kesehatan ini adalah untuk membantu masyarakat di daerah terdampak bencana dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai, serta untuk mencegah penyebaran penyakit dan meningkatkan kesehatan masyarakat, termasuk memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat dan membantu kegiatan vaksinasi tambahan atau ORI (Outbreak Respon Immunization) dengan melibatkan tim vaksinator dari Dinas Kesehatan Kabupaten terkait.
Pelepasan TCK Batch IV turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh Iskandar, Plt Direktur Utama RSUD dr. Zainoel Abidin Hanif, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
👁 116 kali