Dinkes Aceh Galang Dukungan Mitra untuk Perkuat Kampanye Hidup Sehat di Provinsi

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Ferdiyus, SKM, M.Kes, saat membuka Pertemuan Penggalangan Dukungan Mitra dalam Pelaksanaan Kampanye Hidup Sehat di Provinsi Aceh yang berlangsung di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Aceh, Rabu (3/6/2026).
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Ferdiyus, SKM, M.Kes, saat membuka Pertemuan Penggalangan Dukungan Mitra dalam Pelaksanaan Kampanye Hidup Sehat di Provinsi Aceh yang berlangsung di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Aceh, Rabu (3/6/2026).

BANDA ACEH – Dinas Kesehatan Aceh memperkuat upaya pembudayaan hidup sehat melalui penggalangan dukungan mitra dalam pelaksanaan Kampanye Hidup Sehat di Provinsi Aceh. Kegiatan yang berlangsung di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Aceh, Rabu (3/6/2026), diikuti oleh berbagai mitra dari unsur pemerintah, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, dan sektor lainnya.

Ketua panitia kegiatan, Ns. Susi Nurita, SKM, M.Kes, mengatakan pertemuan tersebut bertujuan membangun komitmen bersama dan memperkuat kerja sama antar pemangku kepentingan dalam mendukung pelaksanaan kampanye hidup sehat di masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi para mitra terhadap pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara berkelanjutan.

Peserta yang terdiri atas perwakilan lembaga mitra, lintas sektor, lintas program bidang pendidikan, Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Aceh, serta unsur terkait lainnya mengikuti kegiatan tersebut. Pertemuan ini diselenggarakan oleh Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Aceh dengan dukungan anggaran APBA Tahun 2026.

"Melalui pertemuan ini diharapkan tercipta sinergi dan koordinasi yang baik antar mitra sehingga pelaksanaan kampanye hidup sehat dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan menjangkau masyarakat secara luas,” ujar Susi. Ia menambahkan bahwa dukungan sumber daya, baik berupa tenaga, fasilitas, maupun bentuk dukungan lainnya, sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan program kampanye hidup sehat di Aceh.

Baca juga : Dari Dokter Kecil hingga Kantin Sehat, Ini Praktik Baik Kampanye Hidup Sehat di Lingkungan MIN 27 Aceh Besar

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Ferdiyus, SKM, M.Kes, menegaskan bahwa pembangunan kesehatan bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan masyarakat untuk hidup sehat sehingga tercapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya sebagai investasi pembangunan sumber daya manusia yang produktif.

Ferdiyus menjelaskan bahwa transformasi kesehatan yang sedang dijalankan pemerintah menempatkan transformasi layanan primer sebagai pilar utama. Salah satu fokusnya adalah memperkuat upaya promotif dan preventif melalui edukasi masyarakat, penguatan peran kader, kampanye kesehatan, serta pembangunan gerakan hidup sehat yang melibatkan berbagai pihak.

Menurutnya, keberhasilan kampanye hidup sehat tidak dapat dicapai hanya oleh sektor kesehatan. Dukungan pengusaha, pimpinan institusi pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai mitra pembangunan kesehatan sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perilaku hidup sehat. Berbagai strategi seperti advokasi, pemanfaatan platform digital, dan pelibatan tokoh masyarakat terus diperkuat untuk menjangkau lebih banyak kelompok sasaran.

Baca juga : Cara Unik MIN 27 Aceh Besar Cegah Siswa Jajan Sembarangan, Lewat Kantin Sehat Berbasis Kupon

Ia juga menekankan bahwa selama ini pembudayaan hidup sehat telah dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor dan lintas program. Pendekatan advokasi dan koordinasi dinilai penting untuk mendorong lahirnya kebijakan, lingkungan, serta perilaku yang mendukung kesehatan masyarakat.

Melalui pertemuan ini kami berharap koordinasi antara mitra dan lintas sektor semakin kuat sehingga dukungan terhadap pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di wilayah masing-masing,” tutup Ferdiyus.

Pada pertemuan tersebut juga menghadirkan Kepala MIN 27 Aceh Besar, Naswati, S.Ag, yang memaparkan berbagai praktik baik (best practice) dalam penguatan program kesehatan di sekolah yang di pimpinnya.

Dalam paparannya, Naswati menjelaskan bahwa MIN 27 Aceh Besar telah mengintegrasikan program kesehatan ke dalam budaya madrasah melalui konsep BARIISAN (Bersih, Asri, Ramah, Indah, Inklusif, Sehat, Aman, dan Nyaman). Program tersebut menjadi bagian dari visi madrasah untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, ramah anak, dan berkarakter Islami.

Madrasah yang memiliki lebih dari 840 siswa tersebut secara rutin menjalankan berbagai kegiatan pembiasaan hidup sehat. Di antaranya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pemeriksaan kesehatan berkala, pemeriksaan kebersihan kuku, pengawasan kebersihan toilet, pelaksanaan senam pagi, serta penyediaan kantin sehat bagi peserta didik.

Naswati berharap praktik baik yang telah diterapkan di MIN 27 Aceh Besar dapat menjadi inspirasi bagi sekolah dan madrasah lain di Aceh dalam membangun budaya hidup sehat yang berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.

👁 509 kali

Berita Terkait