Dinkes Aceh Gelar Pertemuan Koordinasi Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Se Aceh

(Takengon, 24/02)-- Dinas Kesehatan Aceh melakukan Pertemuan Koordinasi Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2022 dilaksanakan selama 3 hari pada Rabu, 23/2) hingga Jum’at (25/2) di Grand Bayu Hill Hotel Takengon.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Aceh yang diwakili oleh Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Aceh dr. Iman Murahman, didampingi oleh Kepala Seksi P2PM Helmi, SKM, MPH. Turut hadir dan memberikan ucapan selamat datang oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tengah dr. Yunasri, M.Kes..

Dalam sambutannya Bapak Kepala Dinas Kesehatan Aceh menyampaikan, Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024 dalam Peningkatan Pengendalian Penyakit Menular, yang menjadi perhatian khusus adalah pada penyakit Tuberkulosis, HIV-AIDS, Hepatitis, Malaria, DBD, Kusta, Diare, Filariasis, Kecacingan, ISPA.

Terkait dengan pelaksanaan program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Tahun 2020-2014 Dinas Kesehatan Aceh  lebih fokus pada pencegahan dan pengendalian Penyakit Menular prioritas yaitu Kusta, Tuberkulosis, HIV/AIDS, Malaria, Filariasis dan DBD.

Dalam pelaksanaannya diharapkan kerjasama pengelola program dan memperkuat sinergisitas dengan lintas program dan lintas sektor dalam upaya akselerasi capaian indikator yang telah ditetapkan. Disamping itu perkuat integrasi dalam pelaksanaan PIS-PK, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yaitu pelayanan kesehatan orang dengan terduga tuberkulosis dan setiap orang berisiko HIV mendapat pelayanan sesuai standar.

"Beberapa capaian program P2PM di Aceh pada tahun 2021 yang sudah mencapai target diantaranya penemuan kasus kusta baru tanpa cacat sebesar 94%, kasus positif malaria yang diobati sesuai standar 99,8%, status eliminasi malaria sudah 22 kabupaten/kota, insiden rate DBD 7/100.000 penduduk dari target <49/100.000 penduduk. Namun demikian masih ada beberapa indikator yang belum mencapai target dan butuh komitmen kita bersama seperti angka penemuan dan pengobatan TBC baru 36% dari target 85%, penemuan kasus TBC pada anak 6% dari target 85% ", Sebut Kadinkes.

Pertemuan ini diselenggarakan dengan tujuan menyamakan persepsi dan komitmen masing-masing program dalam rangka peningkatan capaian indikator sebagimana tertuang dalam Permenkes No 21 Tahun 2020 tentang Renstra Kementerian Kesehatan RI tahun 2020 – 2024 dan pencapaian target SPM kabupaten/kota khususnya SPM No 11 TBC dan SPM No 12 HIV sebagaimana tertuang dalam Permenkes No 4 tahun 2019.

Identifikasi kendala, solusi, logistik, sumber daya manusia dan sumber dana serta menyusun langkah-langkah konkrit tahun 2022 terkait program P2PM di kabupaten/kota dalam upaya optimalisasi kegiatan program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular.

Disamping itu, diharapkan terbentuknya komitmen dan integritas untuk peningkatan capaian indikator program P2PM serta tersedianya data sasaran dan capaian program P2PM yang akurat dan valid, baik ditingkat puskesmas maupun tingkat kabupaten/kota yang ada di Aceh.

Pertemuan ini dikuti 115 orang terdiri dari 23 Kepala Seksi P2PM dinas kesehatan kabupaten/kota dan 92 orang pengelola program P2PM dari dinas kesehatan kabupaten/kota

Narasumber pada pertemuan ini diantaranya adalah Asosiasi Dinas Kesehatan (ADINKES), Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Aceh, Kepala Seksi P2PM Dinas Kesehatan Aceh dan Penanggung jawab program P2PM Dinas Kesehatan Aceh.

👁 1338 kali

Berita Terkait