dr. Iman : Kusta Bisa Diobati dan Bisa Disembuhkan

Kabid P2P Dinas Kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman, Sp.KKLP, MKM saat menghadiri acara peringatan Hari Kusta Sedunia di Lapangan Blang Padang Minggu (04/02/2024) .
Kabid P2P Dinas Kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman, Sp.KKLP, MKM saat menghadiri acara peringatan Hari Kusta Sedunia di Lapangan Blang Padang Minggu (04/02/2024) .

(BANDA ACEH) -- Kusta bisa diobati dan bisa disembuhkan. Masyarakat dihimbau untuk menghilangkan stigma terhadap penderita kusta. Hal tersebut ditegaskan oleh Kabid P2P Dinas Kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman, Sp.KKLP, MKM saat ditemui Dinkes Aceh di lapangan Blang Padang, Banda Aceh pada Minggu (04/02/2024).

Iman saat itu hadir di acara peringatan Hari Kusta Sedunia yang yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Aceh, berkolaborasi dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit & Kelamin Indonesia (PERDOSKI Aceh) dan Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh untuk memperingati Hari Kusta Sedunia di lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh.

Foto 1, Kabid P2P Dinas Kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman, Sp.KKLP,  MKM ikut berpartisipasi memberi edukasi kesehatan kepada pengunjung Blang Padang pada peringatan Hari Kusta Sedunia yang dilaksanakan pada hari Minggu (04/02/2024).

Dalam kegiatan tersebut dilakukan penyuluhan kesehatan tentang penyakit kusta kepada pengunjung Blang Padang. Sejumlah dokter spesialis Kulit yang hadir dilokasi juga ikut membagikan Sun Block dan serum untuk menjaga kesehatan kulit dari paparan panas sinar matahari secara gratis kepada pengunjung. Tim dokter ini juga membuka layanan konsultasi kesehatan kulit secara gratis kepada pengunjung Blang Padang.

Foto 2, Tim dokter spesialis kulit dan kelamin sedang melayani masyarakat yang ingin berkonsultasi tentang masalah kesehatan kulit di Lapangan Blang Padang Banda Aceh. Tim ini juga mengedukasi pengunjung tentang penyakit kusta (Foto direkam Minggu (04/02/2024).

"Kusta ini, masyarakat harus tahu bahwa memang bisa diobati dan bisa sembuh. Jadi, jangan kemudian kita menjauhi orang dengan penyakit kusta, kemudian ditelantarkan, tidak diurus oleh keluarga. Itu jangan", harap Iman.

Iman sangat mengharapkan agar kasus-kasus kusta ini bisa kita obati dengan baik.

"Pengobatan kusta itu maksimal 12 -14 bulan. Satu tahun atau satu tahun dua bulan. Mudah-mudahan kasus kusta ini akan sembuh", ujar Iman.

Iman juga mengharapkan agar, masyarakat dapat menghilangkan stigma terhadap penderita kusta. Masyarakat juga tidak perlu takut berinteraksi dengan penderita kusta, karena menurutnya penyakit kusta sangat sulit sekali untuk menular.

Foto 3, Staf P2P Dinas Kesehatan Aceh sedang memberikan edukasi kesehatan kepada pengunjung Blang Padang 

"Stigma di masyarakat juga harus diperkecil. Apabila ada anggota keluarga yang mengidap penyakit kusta agar bisa didampingi dengan baik sampai selesai pengobatan atau sembuh. Tidak perlu takut, karena penyakit kusta ini sangat sulit sekali menular", tegas Iman.

Kepada masyarakat Iman meminta apabila menemukan ada bercak putih-putih seperti panu dikulit dan tidak ada rasa, tidak ditumbuhi oleh bulu, tidak ada keringat di daerah tumbuhnya bercak putih-putih tersebut agar dapat segera memeriksakan dirinya ke dokter, agar bisa dilakukan pemeriksaan dan dipastikan apakah itu kusta atau bukan.

Foto 4, Edukasi tentang kusta kepada masyarakat, salah satunya dengan memberikan brosur kepada pengunjung Blang Padang.

"Jangan takut karena kusta bisa disembuhkan dengan pengobatan yang teratur selama 6 bulan atau maksimal 12 -14 bulan. Mudah-mudahan masyarakat dapat teredukasi dengan baik, mengetahui dengan baik tanda penyakit ini, dan bisa langsung ke pusat-pusat pelayanan kesehatan seperti Puskesmas dan juga ke tempat pelayanan-pelayanan kesehatan lainnya atau juga ke dokter spesialis kulit. Di Banda Aceh, masyarakat juga bisa datang ke pusat penyakit kulit yang khusus melayani kusta sehingga kusta ini tidak ada lagi di antara kita masyarakat Aceh", harap dr. Iman.

👁 2030 kali

Berita Terkait