Masyarakat Didorong Aktif Kampanyekan Pencegahan TBC

Pencegahan TBC
Pencegahan TBC

(JAKARTA) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mendorong masyarakat dapat terlibat aktif mengkampanyekan pencegahan Tuberkulosis (TBC) untuk mengurangi mitos dan stigma yang beredar di masyarakat.

“Aktif mengkampanyekan TBC di ranahnya masing-masing dengan cara kreatif dan inovatif untuk mengurangi mitos dan stigma yang beredar di masyarakat secara langsung maupun melalui media sosial,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi, Senin (13/11/2023).

Dikatakan, penanggulangan TBC dapat didorong dengan meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam mencari layanan kesehatan secara proaktif. “Masyarakat juga dapat mendukung pasien TBC untuk mau mengakses layanan pemeriksaan dan pengobatan di puskesmas dengan gratis dan mendapatkan pendampingan komunitas selama masa pengobatan,” ujarnya.

Siti menambahkan. masyarakat dapat melakukan kegiatan penelusuran kontak untuk meningkatkan penemuan kasus dan memutus rantai penularan TBC di masyarakat

Menurutnya, masyarakat dapat membantu dengan memberikan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di berbagai tatanan seperti sekolah, lingkungan permukiman dan tempat kerja.

PHBS yang dimaksud seperti tidak merokok, melakukan aktivitas fisik, makan makanan sehat dan bergizi untuk meningkatkan kekebalan tubuh, cuci tangan dengan sabun dan mengelola stres.

 

👁 1657 kali

Berita Terkait