Menkes Serahkan 28 Ambulans Bantuan Swasta untuk Aceh

Serah terima ambulans oleh Kemenkes dan diterima langsung oleh perwakilan dinas kesehatan kabupaten kota di Jakarta pada Kamis (12/03).
Serah terima ambulans oleh Kemenkes dan diterima langsung oleh perwakilan dinas kesehatan kabupaten kota di Jakarta pada Kamis (12/03).

(JAKARTA) -- Provinsi Aceh menerima 28 unit ambulans bantuan dari sektor swasta yang disalurkan melalui Kementerian Kesehatan untuk memperkuat layanan kesehatan di wilayah terdampak banjir dan tanah longsor pada November 2025.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian di Lapangan Upacara Kementerian Kesehatan RI, Kamis (12/3).

Sebanyak 28 ambulans yang dialokasikan untuk Aceh langsung diserahkan kepada tujuh kabupaten yang terdampak bencana dan diterima oleh masing-masing kepala dinas kesehatan kabupaten/kota.

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatra pada akhir 2025 sempat mengganggu operasional fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit dan puskesmas. Namun pemerintah bergerak cepat untuk memulihkan layanan kesehatan masyarakat.

“Dalam waktu dua minggu sebagian besar rumah sakit sudah kembali beroperasi. Untuk puskesmas, hampir semuanya kembali berfungsi dalam waktu sekitar empat minggu. Jadi dalam waktu satu bulan, layanan kesehatan dasar pada dasarnya sudah berjalan normal,” ujar Budi.

Ia menegaskan bahwa dukungan sektor swasta sangat membantu percepatan pemulihan fasilitas kesehatan di daerah terdampak.

“Pemerintah memiliki anggaran, tetapi prosesnya terkadang tidak secepat swasta. Padahal layanan kesehatan tidak bisa menunggu. Karena itu kolaborasi dengan sektor swasta sangat penting agar kebutuhan di lapangan bisa segera terpenuhi,” katanya.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian yang juga memimpin Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Sumatra mengapresiasi kecepatan pemulihan sektor kesehatan.

“Saya melihat fasilitas kesehatan, khususnya RSUD, pulih paling cepat dibandingkan sektor lainnya. Pak Menkes turun langsung ke lapangan dan mengirim relawan hingga ke daerah pegunungan,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal Kemenkes Kunta Wibawa Dasa Nugraha menjelaskan bahwa bantuan ambulans berasal dari beberapa perusahaan swasta, yakni PT Astra International Tbk sebanyak 20 unit, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk sebanyak 10 unit, serta Yayasan Melco Bhakti Nusa sebanyak satu unit.

Selain ambulans, PT Astra International Tbk juga menyalurkan bantuan alat kesehatan untuk tujuh rumah sakit di Aceh serta Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan Medan.

Secara keseluruhan, 31 ambulans tersebut akan didistribusikan ke 31 fasilitas pelayanan kesehatan di 11 kabupaten/kota di Sumatra. Distribusinya meliputi Kabupaten Aceh Tamiang (7 unit), Aceh Utara (6 unit), Aceh Tengah (5 unit), Bener Meriah (3 unit), Bireuen (3 unit), Gayo Lues (2 unit), Aceh Timur (1 unit), Pidie Jaya (1 unit), Kota Medan (1 unit), Kabupaten Tapanuli Tengah (1 unit), dan Kota Pariaman (1 unit).

Di luar bantuan swasta tersebut, Kementerian Kesehatan juga telah memperoleh tambahan anggaran sebesar Rp529 miliar untuk mendukung pemulihan fasilitas kesehatan di wilayah terdampak bencana di Sumatra.

Dengan tambahan ambulans dan alat kesehatan ini, pemerintah berharap layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah terdampak dapat semakin cepat pulih dan kembali berjalan optimal.

👁 195 kali

Berita Terkait