Tim Pelayanan Kesehatan Bergerak DTPK Dinkes Aceh ke Pameu dan Kekuyang, Aceh Tengah, Ini Agendanya

Salah seorang dokter tim Pelayanan Kesehatan Bergerak DTPK Dinkes Aceh, drg. Mukhlis Noer, Sp. OF, sedang memberikan pelayanan kesehatan kepada warga di Puskesmas Pameue, Rusep, Aceh Tengah pada Rabu (21/06).
Salah seorang dokter tim Pelayanan Kesehatan Bergerak DTPK Dinkes Aceh, drg. Mukhlis Noer, Sp. OF, sedang memberikan pelayanan kesehatan kepada warga di Puskesmas Pameue, Rusep, Aceh Tengah pada Rabu (21/06).

(TAKENGON, 21/06) -- Tim Pelayanan Kesehatan Bergerak Daerah Terpencil Perbatasan dan Kepulauan (DTPK) Dinkes Aceh bergerak ke Pamar dan Kekuyang, Kabupaten Aceh Tengah, untuk memberikan layanan kesehatan kepada warga di daerah tersebut.

Ada 32 personil dari Banda Aceh yang dikerahkan ke lokasi. Mereka terdiri dari dokter spesialis Penyakit Dalam, spesialis anak, spesialis THT, dokter gigi, dokter bedah, dokter spesialis Obgyn dan penyakit kandungan, dokter umum, perawat, Sanitarian, tim gizi, Promkes, PSC 119, RSUDZA, RSUD Datu Beru, dan Dinkes Aceh, Dinkes Aceh Tengah dan Puskesmas setempat.

Di kemukiman Pameu, Kecamatan Rusip Antara, tim DTPK Dinkes Aceh sampai menginap untuk bisa melayani kesehatan warga. Pengobatan dipusatkan di Puskesmas Pamar (Pameu).

Kemukiman Pameu relatif jauh dari Takengon, mencapai 70 km dengan topografi perbukitan berjarak tempuh hingga 3 jam perjalanan menggunakan kendaraan roda dua atau empat.

Kordinator lapangan tim DTPK Dinkes Aceh, dr. Rais Husni Mubarak melaporkan bahwa kegiatan DTPK di Aceh Tengah ini diadakan di dua lokasi terpisah. Selain di Pameu (Pamar), pada Rabu hari ini (21/06), pada Kamis besok (22/06) pelayanan kesehatan bergerak ini juga akan dilaksanakan di Desa Kekuyang, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah.

Tim DTPK Dinkes Aceh juga berkolaborasi dengan Dinkes Aceh Tengah dan Puskesmas Pameu dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kolaborasi dalam pelayanan kesehatan seperti ini mencerminkan pemerintah nyata hadir, dalam memberikan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan oleh masyarakat, ujar dr. Rais lokasi.

Selain melaksanakan pengobatan massal, tim juga memberikan bantuan paket kesehatan kepada kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, anak-anak dan lansia. Diantaranya adalah handuk, sabun mandi, odol dan sikat gigi kepada warga yang datang berobat.

Kegiatan DPTK ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan spesialistik kepada masyarakat di Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan yang ada di Aceh. Kegiatan ini rutin dilaksanakan Dinkes Aceh yang dananya bersumber dari dana APBA, ujar Ketua Rombongan, dr. Rais Husni Mubarrak.

Imum Mukim Pameu, Salihin, sangat menghargai kedatangan tim DTPK Dinkes Aceh yg sudah turun langsung mendatangi mereka untuk memberikan pengobatan langsung bagi masyarakat di sana.

"Biasanya kami yg bersusah payah ke Takengon atau ke Banda Aceh untuk mencari dokter berobat , tapi Alhamdulilah hari ini, dokter-dokter ini yang langsung datang ke tempat kami untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaiknya kepada warga kami", ujar mukim Pameu, Salihin.

Warga Antusias Datang Berobat

Dari pantauan media ini dilokasi pengobatan, antusias warga yang datang berobat cukup ramai. Hingga pelayanan ditutup pada sore hari tercatat lebih dari 250 orang yang datang berobat dan berhasil dilayani oleh tim medis di lokasi.

Asal Muasal Nama Pameu

Alkisah, ternyata ada sebuah cerita yang beredar Ari mulut ke mulut, di lokasi yang terletak cukup jauh dari ibukota kabupaten Aceh Tengah itu banyak menyimpan potensi emas. Di samping memang daerahnya sangat subur untuk digarap mengais rezeki.

Bahkan ada yang melihat di pedalaman dan lembah itu ada emas (meuh) sebesar paha (pha). Maka disebutlah bahwa, daerah itu sebagai phameuh, yang kelak dengan sedikit beda pelafalan berubah menjadi Pameu.

Pameu saat ini masih sebagai kawasan yang dinilai terjauh dengan ibukota Aceh Tengah, Pameu yang kaya akan hasil alam, di Kecamatan Ruseb, membutuhkan rentang kendali dan daya yang ekstra untuk bisa ke Takengon.

Walupun dalam 2 tahun terakhir ini, sarana transportasi sudah lumayan bagus. Namun, bukan hanya jalan tembus yang lempang menuju/kembali dari sana yang diharapkan warga, tapi juga akses terhadap layanan kesehatan yang lebih baik, termasuk layanan kesehatan dari para dokter spesialis seperti yang hari ini di datangkan oleh tim Pelayanan Kesehatan Bergerak DTPK Dinkes Aceh pada hari ini.

👁 1497 kali

Berita Terkait