Tingkatkan Capaian Imunisasi Rutin di Aceh, Meuseuraya Inisiatif Gandeng Bidan Desa

Kabid P2P Dinas Kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman, Sp.KKLP, MKM didampingi oleh perwakilan Unicef membuka pertemuan koordinasi untuk Mentoring Puskesmas Untuk Raih Imunisasi Yang ASIK acara di Aula Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh pada Senin (22/04/2024).
Kabid P2P Dinas Kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman, Sp.KKLP, MKM didampingi oleh perwakilan Unicef membuka pertemuan koordinasi untuk Mentoring Puskesmas Untuk Raih Imunisasi Yang ASIK acara di Aula Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh pada Senin (22/04/2024).

(BANDA ACEH) -- Dalam upaya meningkatkan capaian imunisasi rutin di Kabupaten Aceh Besar dan di Kota Banda Aceh, MEUSEURAYA Inisiatif menggandeng Bidan Desa yang ada di dua Kabupaten Kota tersebut dengan memberikan pelatihan, peningkatan kapasitas, pendampingan dan monitoring kepada para bidan desa yang ada di 6 Puskesmas di Banda Aceh dan Aceh Besar. Penguatan kapasitas kepada bidan desa ini akan dilaksanakan selama periode April sampai Juni 2024.

Pada tahap pertama pelatihan dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh pada Senin (22 April 2024). Ada sebanyak 40 bidan desa dan petugas imunisasi puskesmas, mengikuti program MEUSEURAYA ini untuk penguatan kapasitas dan pengetahuan mulai dari Pelaksanaan imunisasi rutin yang tepat, penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I), dan kemampuan komunikasi yang baik kepada masyarakat.

Baca juga : Lindungi Anak Indonesia Dari Berbagai Penyakit, Pemerintah Perluas Jenis Imunisasi Menjadi 14 Antigen, Cek Yuk

Di kota Banda Aceh, puskesmas yang terpilih adalah Puskesmas Batoh, Puskesmas Kuta Alam, dan Puskesmas Kopelma. Sedangkan di Aceh Besar, mulai dari Puskesmas Blang Bintang, Puskesmas Darul Imarah, dan Puskesmas Baitussalam.

Apa itu Meuseuraya?

MEUSEURAYA adalah pertemuan koordinasi untuk Mentoring Puskesmas Untuk Raih Imunisasi Yang ASIK. MEUSEURAYA sebuah kolaborasi inisiatif yang dilaksanakan antara Dinas Kesehatan Aceh, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar, UNICEF, WHO, dan The Leader.

Tujuannya, untuk peningkatan capaian imunisasi rutin di Aceh melalui pelatihan rutin kepada bidan desa di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Kabid P2P Dinas Kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman, Sp.KKLP, MKM yang hadir saat pembukaan acara di Aula Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh menyebutkan jika kolaborasi itu sangat penting dalam mensukseskan kegiatan imunisasi rutin di Aceh.

"Kolaborasi itu sangat penting. Kolaborasi sangat diperlukan dalam kerja-kerja kita untuk dalam meningkatkan kualitas pelayanan imunisasi di Aceh. Baik itu kolaborasi antar sektor publik dan swasta serta lintas program dalam meningkatkan kualitas pelayanan imunisasi di Aceh", tegas dr. Iman.

Bidan dari Aceh Besar dan Banda Aceh mengikuti pelatihan dalam program Mentoring Puskesmas untuk Raih Imunisasi yang Asik (Meuseuraya), di Aula Dinas Kesehatan Banda Aceh, Senin (22/4 2024).

Di tahun 2023, capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di Provinsi Aceh merupakan salah satu terendah di Indonesia sebesar 39,4% dari target nasional 100%. Sedangkan capaian Imunisasi Baduta Lengkap (IBL) di Aceh pada tahun 2023 mencapai 17,3%.

Baca juga : Capaian Imunisasi Rendah Penyebab Banyaknya Kasus Difteri di Aceh

Saat ini masih ditemui sejumlah kendala di masyarakat yang menghambat pelaksanaan imunisasi, seperti masih banyaknya orang tua yang menolak untuk anaknya diimunisasi dikarenakan ketakukan terhadap efek samping seperti demam, kendala dari orang tua terutama ayah yang tidak mengizinkan anaknya untuk diimunisasi. Disamping itu juga masih banyak hoaks dan misinformasi yang beredar di masyarakat terkait vaksin.

Foto bersama peserta pelatihan program Mentoring Puskesmas untuk Raih Imunisasi yang Asik (Meuseuraya), yang dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Banda Aceh, Senin (22/4 2024).

Melalui inisiatif MEUSEURAYA ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan imunisasi di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh besar dan membantu mengatasi kendala-kendala dalam program imunisasi sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan anak-anak dan terhindar dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi seperti Difteri, Polio, Pertussis, Diare, dan berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi lainnya. Semoga.

👁 696 kali

Berita Terkait